Kita tak perlu terlalu banyak uang
Kita bahagia meski tak kemana-mana
Kamu cantik (cantik) meski tanpa bedak (tanpa bedak)
Rasakan ini senang di dadaku memilikimu (memilikimu)
Peluk aku, merdu ku dengar debar jantungmu
Oh tenang sayang semua kan baik-baik saja
Kamu cantik (cantik) meski tanpa bedak (tanpa bedak)
Rasakan ini senang di dadaku memilikimu (memilikimu)
Peluk aku, merdu ku dengar debar jantungmu
Oh tenang sayang semua kan baik-baik saja
Oh kita kan baik-baik saja
Kita kan baik-baik saja
Kita kan baik-baik saja
Patah kadang semangat,
Dengar mulut pedas berdebat,
Yang hanya lihat salahmu,
Gerah kadang pendengar,
Dapat cibiran sang benar,
Sinisme bukan untukmu,
Oo...
Mereka tak sempurna,
Sama juga halnya denganmu,
Jangan risaukan cela mu,
Oo...
Mungkin mereka bulan,
Tapi ingat kau Matahari,
(Matahari) cahya mereka darimu,
(Menari, bernyanyi) lakukan yang kau suka,
(Hidupmu) bukan hidupnya,
(Bicara, bersorak, hey!) lakukan yang kau suka,
(Hidupmu) bukan hidupnya,
Mereka tak sempurna,
Sama juga halnya denganmu,
Jangan risaukan cela mu,
Oo...
Mungkin mereka bulan,
Tapi ingat kau Matahari,
Cahya mereka darimu...
(Mataharimu...)
Buka hatimu dengar,
Biar senang beralasan,
Kuatkan langkah jiwamu,
Waspada yang cemburu,
Tak semua kutukan berlaku,
Kuatkan langkah hatimu,
(Menari, bernyanyi) lakukan yang kau suka,
(Hidupmu) bukan hidupnya,
(Bicara, bersorak, hey!) lakukan yang kau suka,
(Hidupmu) bukan hidupnya,
Oo...
Buktikan sekarang,
Angkat penamu, tulis!,
Bila gemar menulis,
Buktikan sekarang,
Perkeras suaramu,
Bila gemar menyanyi,
Yeayeye!
(Menari, bernyanyi) lakukan yang kau suka,
(Hidupmu) bukan hidupnya,
(Bicara, bersorak, hey!) lakukan yang kau suka,
(Hidupmu) bukan hidupnya,
(Menari, bernyanyi) lakukan yang kau suka,
(Hidupmu) bukan hidupnya,
(Bicara, bersorak, hey!) lakukan yang kau suka,
(Hidupmu) bukan hidupnya,
Setidaknya punya tujuh puluh tahun
Tak bisa melompat kumahir berenang
Bahagia melihat kawanan betina
Berkumpul bersama sampai ajal
Besar dan berani berperang sendiri
Yang aku hindari hanya semut kecil
Otak ini cerdas kurakit perangkat
Wajahmu tak akan pernah kulupa
Waktu kecil dulu
Mereka menertawakan
Mereka panggilku gajah
(Ku marah) ku marah
Kini baru ku tahu
Puji didalam olokan
Mereka ingatku marah
Jabat tanganku panggil aku gajah
Kau temanku kau doakan aku
Punya otak cerdas aku harus tangguh
Bila jatuh gajah lain membantu
Tubuhmu disituasi rela jadi tamengku
Kecil kita tak tahu apa-apa
Wajar bila terlalu cepat marah
Kecil kita tak tahu apa-apa
Yang terburuk kelak bisa jadi yang terbaik
Yang terburuk kelak bisa jadi yang terbaik
Kau temanku kau doakan aku
Punya otak cerdas aku harus tangguh
Bila jatuh gajah lain membantu
Tubuhmu disituasi rela jadi tamengku
Kau temanku kau doakan aku
Punya otak cerdas aku harus tangguh
Bila jatuh gajah lain membantu
Tubuhmu disituasi rela jadi tamengku
Kita adalah sepasang sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu
Kita mati bagai tak berjiwa
Bergerak karena kaki manusia
Aku sang sepatu kanan
Kamu sang sepatu kiri
Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan
Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya
Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan
Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya
Cinta memang banyak bentuknya
Mungkin tak semua bisa bersatu
Dia biarkanku jatuh cinta
Lalu dia pergi seenaknya
Dihantui ragu tapi tak peduli
Gegabah jadi alasannya
Pandangan yang takkan ku lupa
Lama sudah aku tak punya
Lalu dia pergi menunggu dipaksa
Dirayu untuk bicara
Sudah jauh kini aku berjalan tinggalkan dirimu
Takku lihat lagi apa yang membutakan oh ragamu
Sementara kau sibuk dengan permainanmu
Dengan hati yang lain nama yang lain
Sibuk merakit bumerang tuk menyerangmu
Berbalik menyerangmu
Dia bilang telah salah langkah
Kekaguman keliru arah
Puisi dan lagu yang sering kutulis
Hanya itu yang dia mau
Tapi hati...
Sudah jauh kini aku berjalan tinggalkan dirimu
Takku lihat lagi apa yang membutakan oh ragamu
Sementara kau sibuk dengan permainanmu
Dengan hati yang lain nama yang lain
Sibuk merakit bumerang tuk menyerangmu
Berbalik menyerangmu
Tak ada maaf untuk dia
Nanti aku kan membalasnya
Dia harus tahu cinta ini benar
Bukan hanya mau biasa
Dia harus tahu cinta ini benar
Bukan hanya mau biasa